Pengaruh, Dampak, dan Arti Teori Efek Domino Bandarq pada Dunia Politik Internasional

Posted by on May 30, 2017

Teori efek domino bandarq adalah ide yang menyatakan bahwa beberapa perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan lain yang serupa, tidak peduli sekecil apapun perubahan tersebut. Perubahan tersebut akan terus terjadi dalam urutan linier secara beruntun yang dapat dianalogikan dengan jatuhnya sebaris kartu domino yang berdiri tegak secara berturut-turut hingga pada akhirnya tidak ada kartu domino

Teori efek domino bandarq adalah ide yang menyatakan bahwa beberapa perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan lain yang serupa, tidak peduli sekecil apapun perubahan tersebut. Perubahan tersebut akan terus terjadi dalam urutan linier secara beruntun yang dapat dianalogikan dengan jatuhnya sebaris kartu domino yang berdiri tegak secara berturut-turut hingga pada akhirnya tidak ada kartu domino yang berdiri tegak.

Penggunaan metafora efek domino bandarq yang dikenal oleh masyarakat luas adalah pembenaran yang digunakan oleh negara Amerika Serikat untuk ikut campur dalam perang Vietnam yang diutarakan oleh Eisenhower. Pembenaran tersebut mengatakan bahwa jika negara Vietnam jatuh ke dalam pengaruh komunisme maka negara Kamboja akan menjadi yang berikutnya, kemudian diikuti oleh negara Laos dan akhirnya seluruh negara di kawasan Asia Tenggara.

Hal ini dikenal sebagai teori efek domino bandarq, yaitu gagasan bahwa jika satu negara kunci di suatu wilayah (region) jatuh di bawah kendali paham komunis maka negara lain di kawasan yang sama akan mengikutinya sama seperti jatuhnya suatu baris kartu domino. Teori ini telah digunakan oleh banyak pemimpin negara Amerika Serikat selama berlangsungnya era Perang Dingin untuk membenarkan intervensi yang dilakukan negara Amerika Serikat dalam Perang Vietnam. Teori efek domino bandarq digunakan oleh Presiden Dwight D. Eisenhower dan penasihat utamanya pada tahun 1954 untuk menggambarkan prospek meluasnya paham komunis di seluruh kawasan benua Asia jika wilayah Indochina menjadi negara komunis.

Teori efek domino bandarq disebutkan pertama kali oleh Presiden Eisenhower dalam konferensi pers pada tanggal 7 April 1954 dimana awalnya diterapkan pada kawasan Indochina yang di dalamnya termasuk negara Vietnam. Eisenhower berpendapat jika kaum komunis berhasil menyebarkan pengaruhnya di Indochina maka mereka kemudian akan mengambil alih negara Burma (Myanmar), Thailand, dan Indonesia secara bertahap. Hal ini akan memberikan keuntungan geografis strategis pada mereka sehingga kemudian bisa mengambil alih negara Jepang, Taiwan (Formosa), Filipina, Australia, dan Selandia Baru.

Teori efek domino bandarq diterapkan sebagai garis besar pedoman politik luar negeri Amerika Serikat secara teratur sejak tahun 1954 oleh pemimpin Amerika Serikat yang menggunakannya sebagai pembenaran untuk memperluas dominasi militer di seluruh dunia. Pemerintahan presiden Johnson ikut campur dalam perang Vietnam di pertengahan tahun 1960-an dengan mengirimkan lebih dari setengah juta pasukan untuk mencegah “kartu domino” jatuh.

Para pendukung teori efek domino bandarq berpendapat bahwa satu kemenangan komunis akan berarti bahwa jaminan aliansi yang dipimpin oleh negara Amerika Serikat pada negara-negara kecil lainnya tidak akan dipercayai dan diharapkan lagi sehingga akibatnya sejumlah kemenangan komunis akan menyusul. Kritik terhadap teori efek domino bandarq menyatakan bahwa perang yang ¬†terjadi di wilayah indochina sebenarnya adalah masalah dalam negeri dan tidak ada kekuatan besar yang digambarkan sebagai “komunisme internasional” ikut campur dalam konflik tersebut. Teori efek domino bandarq hanya digunakan sebagai taktik propaganda menakut-nakuti masyarakat umum untuk membenarkan kebijakan intervensi yang dilakukan negara Amerika Serikat. Teori efek domino bandarq digunakan untuk membenarkan campur tangan yang dilakukan pemerintahan presiden Reagan pada tahun 1980-an di kawasan Amerika Tengah dan laut Karibia.

Leave a Reply